Kamis, Februari 16, 2017

Review CP Classic Kitten Food


Produk ini adalah salah satu produk langganan saya. Alasannya kenapa? Jujur, kalau pakai merk Wh*sk*s itu cukup boros bagi saya yg selalu punya kitten. Wh*sk*s 400g harganya sekitar Rp. 26.000,- tapi kalau pakai Classic, cuma Rp.75.000,- per 1,5kg. Beda sedikit sih, tapi lumayan kan buat keeper 7++ kucing macam shaya. 
Selain masalah harga, kalau di kasih Classic, hampir semua kucing saya gak pada nolak, lain hal nya kalau dikasih Wh*sk*s, kalau dikasih produk W kucing kucing suka moody. Kadang mau kadang enggak. Apalagi kalau produknya udah kelamaan di luar kena udara. Memang sih, wanginya lebih sedikit anyir di banding produk W. Oya kibble nya juga ga terlalu lembek ataupun keras. Cukup lah buat kitten. Kible nya juga gak berwarna, jadi lebih aman buat kitten dan kucing jantan. Kandungan proteinnya juga minimal 30% hampir sama kayak produk buat persian cat. Wuih. Emang buat kitten sih jadi proteinnya memang harus tinggi.
Kekurangannya ada juga loh. Produk ini kehitung lebih mahal di beberapa petshop dan ol petshop. Jadi cukup susah dapetin produk ini. Saya sampai sering beli online produk Classic karena saking susahnya dapet di Majalaya. Pernah saya sampe ke Rancaekek dan Ciparay buat nyari produk ini.
Tips kalau mau belanja produk ini, usahakan beli di petshop terdekat karena semurah-murahnya toko online, kalau sama ongkir ya lumayan mahal juga harganya. Kalau beli online sebaiknya cari toko online yang kasih gratis ongkir seperti shopee dan blibli, atau cari ekspedisi paling murah. He. Maklum ya sama prinsip murah saya hehe.
Kucing suka?
Si cumeng dan anak anak sih sejauh ini doyan-doyan aja. Alhamdulillah. Sehat sehat juga ga ada problem. Semoga terus gitu yah. Tapi buat kucing lainnya gak tau juga sih. Makanan mah kan cocok-cocokan ya.
Restock?
Ya. Selama ini masih murah saya akan tetap beli. Hehe. Tapi nanti kalau kitten-kitten sudah dewasa, rencananya sih mau beli yang adult biar lebih murah. Hehehe. Apalagi kalau ada bonus hadiahnya terus. Oya kalau beli ke akun cp pet food langsung di tokopedia, bukalapak, dan blibli suka ada hadiah loh. Hadiahnya kalau kitten atau catfood biasanya catnip toybag. Lumayan banget buat ucing-ucing. Buat memacu kelincahan dan keaktifan. :)

Senin, November 14, 2016

hening

Sering saya menulis harus ditemani musik atau lagu, karena inspirasi daya biasanya di inisiasi oleh lagu. Lagu sountrack korea, musik instrumen, musik musisi favorit biasanya gak bisa lepas kalau saya sedang membutuhkan ide atau moodbooster, dan hasilnya mungkin tulisan kita akan kurang lebih sama dengan mood musik atau lagu yang kita dengarkan.

Tapi ternyata hening juga bisa melahirkan konsistensi dan ketahanan menulis. Sejak menyelesaikan skripsi, saya sudah jarang menulis ditemani musik. Dengan ditemani musik mungkin saya bisa menulis selama 30-45 menit. Tapi saat tanpa musik saya bisa menulis 2-3 jam. Tapi headset tetap dipasang, sebagai tanda kita sedang serius dan tidak ingin diganggu ataupun menanggapi hal lain. Dan memang harus diakui, bahkan kebanyakan cerpen yang saya tulis (yang notabene melibatkan emosi) rampung tanpa musik.

Tapi, musik juga perlu untuk melahirkan inspirasi. Kalau melihat teori stimulus-respon dan hukum kekalan energi, pasti ada sebuah energi yang menjadi sumber energi, selalu ada transfer energi, dia tidak hilang tapi berubah bentuk. Sama hal nya tentang 'rasa' dari sebuah tulisan, ada 'rasa' di dalam sebuah lagu atau musik, kemudian berubah bentuk menjadi 'rasa' disebuah tulisan. Seperti kata @komikmoments (creator komik moments di line webtoon), kita harus bisa merasakan emosi dan ke-baper-an dari sebuah ide biar bisa bikin pembaca juga ikut baper. Kalau kita gak baper, gimana pembaca juga mau baper?

Saya menghayati lebih dalam lagi, ternyata keheningan bukan semata hanya keheningan. Ada suara daun yang bergesek, suara angin berhembus, kicauan burung, obrolan samar orang lain, suara decit pintu, suara deru kendaraan, suara gemuruh mesin, mereka semua terharmonisasi menjadi satu, random sound. Mungkin yang bisa mendefinisikan keheningan, hanya hati kita saja.

-senin pagi, hening yang tidak hening, pabrik berhenti sementara karena ada pemadaman PLN

Jumat, Oktober 28, 2016

too much talk

What a life.

After making friend and have a nice chemistry with someone i never imagined, i have a bad feeling for others. Hmmm..
Hujan.
Ga-lau.
 Harusnya berdoa..

Senin, Oktober 17, 2016

Merah Saga

Aku masih beruntung
Hanya senja yang berwarna merah saga
Malam kelam tapi masih berteman bintang

Aku memang terkejut saat biru langit mulai memudar dan mega mulai berubah
Aku memang sakit saat mentari harus pergi sejenak memberikan siang pada belahan bumi lain
Aku masih beruntung, purnama masih mau singgah pada masanya
Aku bersyukur, kala hujan maupun cerah, langit malam masih sedingin yang sama

Ah, maafkan aku
Nafasku yang berat dan desahan yang terdengar muram
Aku hanya ingin melepas sedih saja

Bu Haji

Saya ingat pertama kali saya menggunakan jilbab, jika saya pulang sekolah jalan kaki, tidak ada lagi godaan berupa suitan dan panggilan nakal. Panggilan yang tersebut berubah menjadi panggilan 'Assalamualaykum, Bu Haji'.

Saya juga ingat, kalau ngobrol dengan teman- teman, sering kali kami melempar panggilan (yang mungkin niat awalnya hanya bercanda), 'Bu Haji'.

Ketika belanja di pasar pun, kadang beberapa tukang jualan  menawarkan dagangan dan berinteraksi dengan saya dengan memanggil saya 'Bu Haji'.

Tidak jarang, kalau sedang 'gemas' dengan tingkah laku saya yang kekanak-kanakan, adik saya memanggil saya dengan kata 'Bu Haji'.

Aamiin ya Robbal alamin..
Alhamdulillah.. Terimakasih ya doanya..
Semoga do'a yang kalian doakan pada saya itu juga berbalik kepada kalian.