Sudah lama tidak duduk tenang di tempat ini. Terakhir disini begitu ramai dan membuat saya tidak bisa berkonsentrasi.
Saya pernah sangat menyukai tempat ini, saat ruangan ini sesepi ini, sekitar 2-3 tahun lalu. Waktu itu saya sibuk memikirkan karya yang ingin saya wujudkan di PKM-Dikti. Jamaknya, pada saat itu tidak banyak mahasiswa angkatan saya yang sering nongkrong di ruang ini, mahasiswa tingkat akhir pun tidak egitu banyak. Hanya beberapa.
Saya mulai jatuh cinta.
Ah, hujan mulai turun keroyokan. Rasanya seperti ada kupu-kupu yang menari di perut saya saat ini.
Tapi jadi malah tidak konsen mengerjakan skripsi sih. jadinya ingin menulis hal lain yang menggambarkan rasa saat ini. Jadi saya katarsis dulu. :p
Kantor jurusan juga sepi. Sepertinya hari ini bukan hari yang cocok untuk teman-teman datang ke kampus. Hujan cukup deras, langit juga sangat gelap. Semoga nanti perjalanan pulang saya lancar. Aamin.
Ah, rasa. Indah sekali. Rasanya begitu bersyukur hari ini. Sampai ingin menitikan air mata haru. Semoga keindahan rasa ini tetap terjaga. Tidak hanya hari ini, tapi juga seterusnya.
Rainy-grey sky thrusday, i'm in love <3 br="">3>
Selalu merindukan hujan dan langit abu-abu milik Bandung :')
polar bear's bumbling | cerita yang penting sampai gak penting tentang khayalan, puisi, foto, bisnis, psikologi, kehidupan . . . . | apapun |Cinta selalu jadi bagian menarik dari setiap cerita -Ibunya Stephanie Mayer
Kamis, April 02, 2015
Selasa, Maret 24, 2015
#25DayBlogChallenge - #6 School Days: What's Inside the Bag?
Makin kesini, tema di challenge ini makin agak susah di kerjain ya? Tapi harus tetap semangaaaaat!
Nona Sarkas
Maaf, setelah baca lagi tulisan terakhir di bulan januari kemarin, sebelum ini, ternyata memang saya merasa tulisan itu agak sarkas mungkin.
Jika ingin memahami seseorang, kita harus melihat dari kacamatanya.
Jika ingin memahami seseorang, kita harus melihat dari kacamatanya.
awake from hibernate
Loha Maret! :)
Saya bukan diskriminatif, baru posting lagi bulan maret. Tapi selama ini memang bener-bener sibuk. Marketing sarung, akuntan pabrik, tester, skripsi fighter, dan sebagai manusia (dan gak mau disamakan dengan pisau belateee...).
Quick resume, selama ini emang di pabrik lagi sepi orderan, jadi memang kami di AWS lebih banyak melakukan penawaran ke toko-toko di sekitar Bandung. Lalu karena ada beberapa kekacauan administratif sejak saya izin ikut sebuah proyek yang menyebabkan terbengkalainya dokumentasi administrasi pabrik, jadi ada beberapa masalah yang memang perlu perhatian khusus. Selain itu saya sudah mulai bimbingan skripsi (finaly!) dengan bapak-bapak ketjeh. Dan juga acha kemarin ngajakin jadi tester psikotest bareng Bu Iip yang juga cetar mebuahanahaha.
Intinya banyak sekali yang terjadi selama saya hibernasi bloging.
Saya bukan diskriminatif, baru posting lagi bulan maret. Tapi selama ini memang bener-bener sibuk. Marketing sarung, akuntan pabrik, tester, skripsi fighter, dan sebagai manusia (dan gak mau disamakan dengan pisau belateee...).
Quick resume, selama ini emang di pabrik lagi sepi orderan, jadi memang kami di AWS lebih banyak melakukan penawaran ke toko-toko di sekitar Bandung. Lalu karena ada beberapa kekacauan administratif sejak saya izin ikut sebuah proyek yang menyebabkan terbengkalainya dokumentasi administrasi pabrik, jadi ada beberapa masalah yang memang perlu perhatian khusus. Selain itu saya sudah mulai bimbingan skripsi (finaly!) dengan bapak-bapak ketjeh. Dan juga acha kemarin ngajakin jadi tester psikotest bareng Bu Iip yang juga cetar mebuahanahaha.
Intinya banyak sekali yang terjadi selama saya hibernasi bloging.
Senin, Januari 05, 2015
Da aku mah apa atuh...
Berada beberapa saat diantara beberapa teman yang udah gak sholat lagi, udah ga peduli sama agama, dan agak antipati sama islam dan beberapa kelompok aktivis di dalamnya, memang jadi guncangan tersendiri. Ya Tuhan, segininya, ya? Mungkin selama ini aku cuma berada diantara orang-orang yang lempeng dan gak neko-neko, jadi ketika ada yang 'agak' berbeda, kaget.
Jadi memikirkan sebuah pertanyaan sendiri. Kenapa apit masih percaya Tuhan, kenapa apit memilih islam, kenapa apit memilih menunjukan diri sebagai muslimah, dan kenapa apit memilih untuk menjalankan perintah-perintah Tuhan?
Jadi memikirkan sebuah pertanyaan sendiri. Kenapa apit masih percaya Tuhan, kenapa apit memilih islam, kenapa apit memilih menunjukan diri sebagai muslimah, dan kenapa apit memilih untuk menjalankan perintah-perintah Tuhan?
Langganan:
Postingan (Atom)