Kamis, Agustus 11, 2016

Keren dengan Cara dan Dunianya Sendiri

Ini sudah beberapa hari sejak saya chat dengan salah seorang teman yang bilang saya keren.
Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah. Semoga Allah menjaga saya dari sihir ain.

Memang, saya sekarang-sekarang sedang sangat bersyukur. Tapi saya juga pernah merasa terpuruk dan enggak banget pada suatu waktu. Allah mudah mebolak-balikan hati dan keadaan. Selain itu saya jadi berpikir, mungkin ada hal yang saya patut syukuri, tapi ada juga hal yang memang ingin saya tingkatkan. Tidak ada yang sempurna kecuali Allah.

Saya beberapa waktu lalu juga mengobrol dengan sahabat saya, dia juga sama, bilang saya keren. Ketika saya memuji dia balik, dia malah bercerita dengan salah seorang temannya. Temannya ini bisa dibilang kurang beruntung dalam dunia karir dan matril. Singkat cerita temannya teman saya ini, sebut saja Mawar, itu harus menghadapi sebuah permasalahan yang membuatnya harus cuti kuliah. Cuti kuliah ini menyebabkan Mawar selesai kuliah dengan durasi yang lebih lama dari teman-temannya (saya juga gak cuti tapi kuliahnya lama :p). Lalu setelah lulus, berbagai tempat yang dia datangi untuk memperoleh pekerjaan, tak juga berhasil. Tapi meski banyak hal yang secara karir dan materil, Mawar tidak seberuntung kami, teman saya bercerita bahwa Mawar ini, sebagai pribadi yang luar biasa. Keren, bahasa kekiniannya.

Ah, ya. Keren itu gak harus selalu yang kita lihat dengan mata kita, tapi juga kita rasa dengan hati. Ketika kita dianugrahi Allah untuk terlihat keren pada suatu masa dan pada suatu hal, segala puji bagi Allah. Kembalikanlah semua pujian kepada Allah. Seperti halnya ketika kita memiliki masalah. Innalillahi wa innalillahi rojiun. 

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.
Wallahualam.

keren di dunianya dan dengan caranya sendiri
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar